BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 14 September 2009

MIMPI,pertanda apa ini??

Sering orang bilang mimpi itu bermakna . Contohnya kalo mimpi ular mau ketemu jodoh , mimpi gigi copot ada yang mau meninggal sodara deket . Banyak deh contohnya dan terkadang gue juga percaya akan hal itu. Namun tak banyak pula mimpi itu benar - benar terjadi . Entahlah gue enggak ahli di bidang begituan .
Tadi pagi tepatnya hari Selasa , 22 september 2009 gue mimpi yang bikin gue sedikit panik .
Pagi itu gue sekolah seperti biasanya , waktu istirahat pun seperti itu , waktu pulang pun seperti biasanya . Namun yang berbeda setelah bel, gue dan sahabat gue ,Hani langsung pulang . Tapi pas di tengah jalan gue ngerasa ada sesuatu yang hilang di badan gue, setelah gue pikir - pikir ternyata tas gue yang ketinggalan , perlu di garis bawahi tas yang tertinggal bukan tas sekolah tapi tas buat berpergian . Trus kita balik lagi ke sekolah . Setelah sampai sana ternyata keadaan sekolah sudah sepi, termasuk kelas kita juga . Yang ada hanyalah Manda dan cwo barunya Nanda . Kita juga kaget waktu tahu mereka jadian . *padahal dalam real life gue, gue kaga kenal sapa Nanda. Mereka baru aja mau keluar kelas dan mau ngunci kelas , waktu mereka liat kita, Manda langsung bilang ke cowonya " Jangan di kunci " * waktu itu yang mau ngunci pintu kelas amank Nanda .
Trus mereka pulang , dan sempet senyum ke kita berdua . Ada yang berbeda dari style rambutnya si Manda,kayanya baru di potong dan di rubah yang tadinya panjang hitam kini jadi bob pendek . Pantes si , lucu ,imut lagi .
Tiba - tiba gue manggil dia " Manda . " Trus dia nengok kebelakang dan ngibasin rambutnya ala iklan sunsilk " Apa ? " Loh gue yang nanya tapi gue bingung nanya buat apa , yasudah gue jawab aja " Engga papa kok " trus gue senyum dan dia bales senyum gue .
Sampailah kita di depan kelas , kebetulan kelas gue,Hani,Manda ada di lantai dua , kelas yang cukup menyempil karena memang letaknya yang sedikit memaksa .
Waktu gue mau masuk tiba - tiba.. ada dua cowok yang sebenernya tampangnya enggak sangar tapi mungkin karena gue dan Hani ngerasa orang itu asing bagi kita,ya kita ngerasa takut aja . Langkah kita yang tadinya yakin dan pasti , tiba - tiba kaki gue sendiri enggan untuk masuk ke kelas itu , sampai akhirnya salah satu dari kedua orang asing itu ilang " Ayo masuk aja ." dengan tampangnya yang innocent
Hani ngelirik gua , dan gue berbisik ke dia " kabur yah . " terus gue teriak " kabuuuuurr" serasa di escalator karena kita melewati anak tangganya pun dengan cepat dan pasti dan akhirnya kita bisa lolos dari mereka yang MUNGKIN berniat mau menculik kita . mereka turun lewat anak tangga juga namun mereka mengendari sebuah motor . Oh ia waktu itu ada seorang cewek , gue rasa dia juga kerjasama dengan cowok asing tadi . Pas kita sampe di sutu daerah * enggak jelas tempatnya . Tuh cewek nyipratin gue dan Hani pake air * engga paham deh niatnya mau ngapain tuh orang .
Enggak peduli dengan kejadian tadi gue dan Hani pun lari semakin cepat , hingga akhirnya ketemu Ina , Adenya Hani . Enggak sempet kita cerita panjang lebar , si Hani langsung narik lengan baju adenya . Gue sempet ketinggalan langkah mereka , sampe akhirnya gue pastiin untuk nyari jalan pintas sendiri . Gue ketemu warga di sana gue bilang , gue di culik sampe gue nyebut " Demi Allah" karena gue terlalu panik . Gue pikir mereka enggak akan secepet itu percaya yasudah gue lari lagi dan Alhadulillah gue ketemu Hani dan adenya , dan kita berpapasan .
Hani nanya " Kemana kita ? " yaa gue jawab " ke rumah lo aja " karena emank rumah Hani cukup deket dari situ , terus gue ralat omongan gue " Jangan . Ke rumah Asti aja , lebih deket . " Tapi Hani smepet engak setuju " Rumah Asti sepi . " " Ah kita coba dulu ." Kata gue keras
Sebelum lari Hani ngeliat kebelakang dan dia liat dua cowok itu . "Ah kenapa mereka tahu kita disini " Katanya putus asa " Udahlah engga peduli , cepet "Kata gue .
Emang dua cowok itu ada , dan mereka terliht sedang menanyakan sesuatu ke seorang lelaki setengah parubaya yang ada di sana , selanjutnya engga tahu deh apa yang mereka perbuat karena gue juga enggak mau tahu .
Enggak tahu kenapa * namanya juga mimpi , jadi wajar kalo engga jelas . Gue , Hani, Ina mesti ngelewatin lumpur yang cukup tinggi , yang Hani lakuin cuma nutupin mukanya dengan lumpur , gue dan Ina pun mengikuti caranya . *Yang lebih anehnya lagi , lumpur itu yah cuma paling lima meteran , sisanya jalan biasa layaknya jalan di perumahan .
Sampe akhirnya kita bertiga sampe di depan pager rumah Asti , dan lagi - lagi kita ketemu kedua cowok itu dan lebih beruntung lagi mereka enggak ngeliat kita .
Waktu Ina check pagernya , ternyata syukur Alhamdulillah pagernya enggak di kunci . Dengan segera kita bertiga masuk ke dalam rumah Asti , pastinya ngunci pager lagi . Kebetulan ada bokapnya lagi stand by di depan rumahnya , buru - buru kita bertiga nyamperinnya , dan bokapnya sedikit kaget liat kita panik gini . Sampe akhirnya kita masuk kerumahnya . Dan gue ceritain semua kronologis ceritanya . Terus bokapnya ngasih solusi dan kita pun sedikit di ceramahin . Enggak masalah bagi gue yang penting di kasih solusi . Kita cooling down lagi dan GUE BANGUN DARI TIDUR GUE . GUE LIAT JAM TERNYATA TEPAT JAM 08.30 *untung gue udah solat subuh,jadi enggak terlalu mempermasalahkan waktu .

Enggak ngerti dengan mimpi gue , yasudah gue tulis di blog aja . Maksudnya si cuma mau mengingat memories setiap mimpi gue aja . hehehe
sorry kalo enggak jelas , panjang dan enggak nyambung . Karena emank mempinya seperti itu . yah wajarlah :))

0 komentar: